mau dikumpulin sekarang please
surat Al insan 30-31
tolong y kakak di bantu
Serta tulislah ptongan Ayat yang memiliki hukum bacaan :
- Ikhfa
- Mad Wajib Muttashil
- Idghom Bighunnah
- Idzhar
- Idzhar Syafawi
( Surat Al-Insan Ayat 30-31 )
Pembahasan
Surat Al-Insan ayat 30-31:
وَمَا تَشَآءُوْنَ اِلَّاۤ اَنْ يَّشَآءَ اللّٰهُ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَا نَ عَلِيْمًا حَكِيْمًا يُّدْخِلُ مَنْ يَّشَآءُ فِيْ رَحْمَتِهٖ ۗ وَا لظّٰلِمِيْنَ اَعَدَّ لَهُمْ عَذَا بًا اَلِيْمًا
Hukum Tajwid
█ Ikhfa'
Ikhfa' adalah hukum bacaan Nun Sukun atau Tanwin yang apabila bertemu dengan salah satu huruf Ikhfa' yang berjumlah 15, yaitu :
ص – ف – ذ – ث – ك – ج – د – ش – س – ق – ط – ز – ت – ض – ظ
Cara membacanya yaitu Nun Mati atau Tanwin dibaca samar dengan dengung dan ditahan selama 1 Alif atau 2 Harakat. Contohnya:
- Al-Insan ayat 27 : يَوْمًا ثَقِيْلًا
- Al-Insan ayat 29 : فَمَنْ شَآءَ
• Di dalam surat Al-Insan ayat 30-31, tidak mengandung hukum bacaan Ikhfa'.
█ Mad Wajib Muttashil
Mad artinya dipanjangkan. Wajib artinya harus. Sedangkan Muttashil artinya bersambung. Sehingga, dapat kita pahami bahwa Mad Wajib Muttashil adalah hukum bacaan Mad yang mana Mad Thabi'i bertemu dengan huruf Hamzah (ء) dalam satu kalimat. Cara membacanya yaitu dipanjangkan selama 2½ Alif atau 4-5 harakat. Contohnya:
- Al-Infithar ayat 1 : اِذَا السَّمَاۤءُ انْفَطَرَتْۙ
- Ad-Duha ayat 8 : عَاۤىِٕلًا
• Mad Wajib Muttashil Pada surat Al-Insan ayat :
|> Ayat 30
- تَشَآءُوْنَ
- اَنْ يَّشَآءَ
|> Ayat 31
- مَنْ يَّشَآءُ
█ Idgham Bighunnah
Idgham Bighunnah, merupakan hukum bacaan Nun Sukun atau Tanwin, yang apabila nun sukun atau tanwin bertemu salah satu huruf (ي – ن – م – و). Cara membacanya yaitu nun mati atau tanwin dilebur dan dimasukkan ke dalam salah satu huruf dengan didengungkan dan ditahan selama 1 Alif atau 2 Harakat. Contoh:
- Al-Insan ayat 19 : وِلْدَا نٌ مُّخَلَّدُوْنَ
- Al-Insan ayat 25 : بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا
• Idgham Bighunnah pada surat Al-Insan ayat :
|> Ayat 30
- اِلَّاۤ اَنْ يَّشَآءَ
|> Ayat 31
- مَنْ يَّشَآءُ
█ Idzhar
Idzhar (Halqi), hukum bacaan dimana Nun ukun atau Tanwin bertemu salah satu dari huruf idzhar, yaitu:
ء – ح – ع – ه – غ – خ
Cara membacanya yaitu Nun Mati atau Tanwin dibaca dengan jelas. Contoh:
- Al-Falaq ayat 3 : شَرِّ غَا سِقٍ اِذَا
• Hukum Idzhar pada surat Al-Insan ayat :
|> Ayat 30
- عَلِيْمًا حَكِيْمًا
|> Ayat 31
- عَذَا بًا اَلِيْمًا
█ Idzhar Syafawi
Idzhar Syafawi adalah hukum bacaan Mim Sukun yang apabila bertemu salah satu huruf Hijaiyah selain huruf Ba' (ب) dan Mim (م). Contohnya:
- Al-Ikhlas ayat 3 : لَمْ يَلِدْ ۙ وَلَمْ يُوْلَدْ
• Hukum bacaan Idzhar Syafawi pada surat Al-Insan ayat :
|> Ayat 30
- Tidak ada
|> Ayat 31
- لَهُمْ عَذَا بًا
Demikian jawaban dari Kak Fajar. Semoga kita berada dalam perlindungan dan pertolongan Allah SWT. Amin YRA.
Wallahu 'Alam Bish Shawab
Pelajari Lebih Lanjut
- https://brainly.co.id/tugas/49264517
Detail Jawaban:
- Mapel: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
- Kelas: 10
- Bab: Ilmu Tajwid
- Kode kategorisasi: 10.14
Kata kunci: ikhfa, mad wajib muttashil, idghom bighunnah, idzhar, idzhar syafawi
Penjelasan:
Bila ditinjau secara bahasa, gunnah berarti mendengung atau dengung. Maka bila dijabarkan hukum bacaan tajwid gunnah merupakan bacaan yang harus disuarakan dengan mendengung. Adapun pengertian dengung merupakan suara yang keluar dari pangkal hidung (makhraj al-khaisyum) seraya ditahan kira-kira sekitar 2 harakat atau 2 ketukan atau satu alif.
Hukum bacaan tajwid gunnah yakni berjumlah 2 huruf yaitu huruf min dan nun yang bertasydid .
Berikut beberapa contoh kata dari hukum bacaan tajwid gunnah:
مَا تَسْبِقُ مِنْ أُمَّةٍ أَجَلَهَا, إِنَّكَ لَمَجْنُونٌ, إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِنْ صَلْصَالٍ
Berikut penjabran mengenai hukum tajwid yang terkandung didalam beberapa potongan ayat pada pilihan ganda:
a. فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ : Pada potongan ayat poin a, tidak mengandung hukum bacaan gunnah, melainkan mengandung hukum bacaan idzhar halqi (nun sukun bertemu dengan huruf ha) dan idzhar syafawi (mim sukun bertemu hurf wau).
b. فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّٰهِ لِنْتَ لَهُمْ ۚ: Pada potongan ayat poin b, terkandung hukum bacaan gunnah yakni mim bertasydid, dan juga terdapat hukum bacaan mad thabi`i dan ikhfa syafawi (nun sukun bertemu huruf ta).
c. فَاِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ : Pada potongan ayat poin c, tidak mengandung hukum bacaan gunnah, melainkan mengandung hukum bacaan mad thabi`i dan idzhar syafawi.
d. اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِيْنَ : Pada potongan ayat poin d, terkandung hukum bacaan gunnah yakni nun bertasydid, dan juga terdapat hukum bacaan alif lam qomariyah dan mad arid lissukun.
e. وَشَاوِرْهُمْ : Pada potongan ayat poin e, tidak mengandung hukum bacaan gunnah, melainkan mengandung hukum bacaan mad thabi`i .
[answer.2.content]